Dani Pedrosa Kagum Dengan Polisi Indonesia

2 Pairan

Good job pak Plokis.., ente berhak naik pangkat dan dapat bintang jasa karena telah mengharumkan nama negara di depan muka Dani Pedrosa..

BTW, Dani Pedrosa ente kawal dalam konteks apa ya? Tamu negara kah? Atau sudah ganti pekerjaan jadi pengawal bayaran?

Dani Pedrosa Terkesan Polisi Indonesia

Dani Pedrosa Terkesan Polisi Indonesia

OTOMOTIFNET – Dani Pedrosa akhirnya tiba di Indonesia setelah melalui perjalanan panjang dari California USA pada hari Selasa (27/07) kemarin. Perbedaan waktu yang cukup jauh antara Amerika dan Indonesia pun, pasti membuat Dani Pedrosa belum fit melakukan aktifitas.

Namun kendati masih jet lag, Dani Pedrosa merasa sangat terkesan dengan konvoi yang dikawal langsung oleh Kepolisian RI dari bandara. Dengan kondisi macet seperti itu, mereka mampu menyelinap dan membuka jalan bagi rombongan. Dan ini diakui sebagai sesuatu yang hebat bagi pambalap Spanyol itu.

“Saya sangat terkesan dengan polisi yang mengawal perjalanan saya dari Bandara. Mereka cukup lihai membuka jalan bagi rombongan. Apalagi dengan kondisi macet seperti yang saya lihat, saya sangat terkesan,” ujar Pedrosa sembari tersenyum.

Tentunya ini menjadi fakta bagi negara Indonesia yang notabene mempunyai jumlah kendaraan cukup banyak di jalan raya. Hmm, apakah ini suatu yang bisa dibanggakan atau tidak? Silahkan disimpulkan sendiri.
More

HARI INI, 150 Ribu Cetak Ulang Tempo Edisi ‘Rekening Gendut Perwira Polisi’ Beredar

1 Pairan

Jakarta,Detik – Majalah Tempo edisi 28 Juni-4 Juli berjudul ‘Rekening Gendut Perwira Polisi’ mendadak susah didapatkan di pasaran. Tempo pun akan segera mencetak ulang majalah tersebut.

“Kita akan cetak ulang sekitar 150 ribu eksemplar,” ujar Pimred Majalah Tempo, Wahyu Muryadi kepada detikcom, Senin (28/6/2010).

Wahyu memastikan, majalahnya akan kembali dilempar ke pasaran besok (hari ini 29 Juni 2010).

Wahyu juga kembali menjelaskan, jika informasi soal rekening yang dimiliki oleh beberapa perwira tinggi Polri sudah sesuai dengan kaidah jurnalistik.

“Sudah mendapat konfirmasi,” tegasnya.

Di beberapa agen di Jakarta, majalah Tempo sangat sulit untuk didapatkan. Menurut pengakuan sejumlah agen, oknum polisi memborong sebagaian besar majalah ini.

Hati-hati Jangan Mau Dijebak (OKNUM) Polisi

1 Pairan

Hati-hati Jangan Mau Dijebak Polisi (OKNUM KEPARAT!)

Minggu kemaren ada suatu kejadian yang mengerikan berhubungan dengan V*ll*t Parking.
Begini ceritanya :

Temen nyokap pergi ke sebuah mall di Jakarta, dia memakai jasa v*ll*t parking, begitu dia ambil mobil dan keluar dari mall tsb, dia diberhentikan oleh OKNUM KEPARAT, lalu temen nyokap bertanya “Ada apa?” Si OKNUM KEPARAT jawab “Ada pemeriksaan mobil”. Ketika dibuka bagasi mobil tersebut, terdapat seplastik ekstasi. Dia pun terkejut, karena barang tersebut sebelumnya tidak ada di dalam bagasi. OKNUM KEPARAT tersebut menyuruh untuk mengambil barang tersebut.

Untungnya suami temen nyokap tersebut adalah ORANG KEHAKIMAN dan mengerti HUKUM.
Suaminya melarang istrinya untuk mengambil barang tersebut, dia bilang begini kepada OKNUM KEPARAT tersebut :
“Tunggu, saya akan telepon pengacara saya. Dan saya akan menyelidiki SIDIK JARI siapa yang ada di barang tersebut”.

OKNUM KEPARAT
tersebut lalu “bernegosiasi” mulai dari angka yang wow…!! 500 juta lalu turun ke 5 juta.
Turun lagi ke 1 juta, turun lagi ke 500 ribu. Tapi karena suaminya tahu HUKUM, dia tetap ngotot mau telepon pengacara dan akan menyelidiki sidik jari yang ada.

Akhirnya setelah berdebat, OKNUM KEPARAT itupun mengambil kembali barang haram dan dimasukkan dalam kantongnya dan menyuruh sepasang suami istri itu pergi…

Denger2 kejadian seperti ini bukan cuman sekali doank, tapi telah sering terjadi. Apakah masih minat pakai jasa V*ll*t parking setelah ada kejadian ini??
It’s true story.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta masyarakat untuk hati-hati dan mewaspadai adanya
oknum Polisi yang menjebak warga dengan cara menaruh narkoba di dalam mobil. Warga yang menjadi korban pemerasan
oknum Polisi harus berani melapor ke Unit / Bidang / Divisi Profesi Dan Pengamanan (Propam) Kantor Polisi terdekat.
Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.

“Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang
atau menyentuh barang itu. Bila perlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan TES SIDIK JARI agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.

Untuk memasukkan barang haram itu ke dalam mobil atau kamar hotel, biasanya OKNUM KEPARAT tersebut bekerjasama dengan petugas hotel atau juru parkir (v*ll*t service). Kalau anda digrebek Polisi dengan tujuan akan diperas, maka tanyakan SURAT PERINTAH-nya dan laporkan.

Sisno kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap Polisi nakal. Polisi adalah milik rakyat, sehingga anda pun wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.

Tips menghadapi Polisi pemeras:
1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda.
2. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berdekatan atau tempat narkoba itu berada,
seperti tas atau koper.
3. Tanyakan SURAT PERINTAH penggerebekan dari petugas tersebut? Dan tanyakan IDENTITAS lengkap petugas tersebut,
seperti Kartu Identitas dan Pangkatnya.
4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui Cek sidik jari, yakni sidik jari
siapa yang melekat pada barang tersebut.
5. Kalo Polisi mau periksa tubuh kita, suruh buka dulu telapak tangannya.
6. Turuti jika diancam akan dibawa ke kantor Polisi.
7. Jangan berikan uang sedikitpun.
8. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.

Polisi atau Tukang Becak

Tunda talatah

Mumpung lagi menganggur ya Pak.