<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>REPUBLIK IDIOTNESIA &#187; Sejarah</title>
	<atom:link href="http://idiotnesia.com/category/sejarah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://idiotnesia.com</link>
	<description>Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Pejabat</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Feb 2012 12:31:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>DJOGJAKARTA</title>
		<link>http://idiotnesia.com/2011/01/04/djogjakarta/</link>
		<comments>http://idiotnesia.com/2011/01/04/djogjakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2011 16:58:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Presiden IDIOTNESIA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Review]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[DJOGJAKARTA.]]></category>
		<category><![CDATA[Soekarno]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idiotnesia.com/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pada itu keadaan di Djakarta sudah begitu gawat sehingga aku tidak bisa lebih lama menetap disitu. Tanpa kesatuan polisi jang kuat kami tak dapat menandingi NICA. Soalnja bukan njawa dari Pemimpin Negara, melainkan njawa dari Negara dalam keseluruhan berada dalam bahaja. Disore hari tanggal 3 Djanuari 1946 aku mengumumkan kepada para menteri, pengawal dan pembantu-pembantu kami jang setia, “Kedudukan pemerintahan harus dipindahkan kedaerah jang bebas dari gangguan Belanda sehingga kita dapat mendirikan benteng Republik.”
Djogjakarta memenuhi kebutuhan ini. Kota Djogjapun merupakan pusat dari Djawa. Keputusan telah diambil. “Kita akan pindahkan ibukota besok malam. Akan tetapi tidak seorangpun boleh membawa harta-bendanja,” aku memperingatkan. “Saja djuga tidak. Tidak ada waktu kita untuk mengepak perabot ruman-tangga atau memindahkan hak-milik berharga. Disamping itu saudara-saudara berada dekat saja, djadi saudara-saudara selalu diawasi.”
Rumah kami letaknja tepat didepan djalan kereta-api, djadi pada djam enam sore besoknja serangkaian kereta jang digelapkan berhenti tanpa bersuara dibelakang rumahku. Dengan diam-diam ...]]></description>
		<wfw:commentRss>http://idiotnesia.com/2011/01/04/djogjakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amanat Lengkap Sultan Hamengku Buwono IX Bergabungnya Negeri Ngayogyakarta dengan RI</title>
		<link>http://idiotnesia.com/2010/12/09/amanat-lengkap-sultan-hamengku-buwono-ix-bergabungnya-negeri-ngayogyakarta-dengan-ri/</link>
		<comments>http://idiotnesia.com/2010/12/09/amanat-lengkap-sultan-hamengku-buwono-ix-bergabungnya-negeri-ngayogyakarta-dengan-ri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 07:14:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Presiden IDIOTNESIA</dc:creator>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[HB IX]]></category>
		<category><![CDATA[Sultan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://idiotnesia.com/?p=1194</guid>
		<description><![CDATA[
AMANAT SRIPADUKA KANGDJENG SULTAN JOGJAKARTA
Kami HAMENGKU BUWONO IX, Sultan Negeri Ngajogjokarto Hadiningrat menjatakan:

Bahwa Negeri Ngajogjokarto Hadiningrat jang bersifat Keradjaan adalah daerah istimewa dari Negara Republik Indonesia.
Bahwa Kami sebagai Kepala Daerah memegang segala kekuasaan dalam  Negeri Ngajogjokarto Hadiningrat, dan oleh karena itu berhubung dengan  keadaan dewasa ini, segala urusan pemerintahan Dalam Negeri  Ngajogjokarto Hadiningrat mulai saat ini berada ditangan Kami dan  kekuasaan-kekuasaan lainnja Kami pegang seluruhnja.
Bahwa, perhubungan antara Negeri Ngajogjokarto Hadiningrat dengan  Pemerintah Pusat Republik Indonesia bersifat langsung dan kami  bertanggung-djawab atas negeri kami langsung kepada Presiden Republik  Indonesia.

Kami memerintahkan supaja segenap penduduk dalam Negeri Ngajogjokarto Hadiningrat mengindahkan amanat Kami ini.
Ngajogjokarto Hadiningrat, 28 Puasa, Ehe 1976 (5 September 1945).
HAMENGKU BUWONO IX
Surat ini terpajang di diorama Serangan Oemoem 1 Maret yang tersimpan di Benteng Vredeburg, yang letaknya berhadapan dengan Gedung Agung (Istana Negara) di Jalan Ahmad Yani, Yogyakarta.
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://idiotnesia.com/2010/12/09/amanat-lengkap-sultan-hamengku-buwono-ix-bergabungnya-negeri-ngayogyakarta-dengan-ri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

