Bahkan Merah Putih masih tegak berdiri saat bencana Tsunami Aceh.
VIVAnews – Seorang warga Malaysia mengaku iri ketika pergi ke Bandung Jawa Barat. Dia melihat bagaimana orang Indonesia dengan hormat memperlakukan benderanya, Sang Saka Merah Putih.
Dalam laman New Straits Times, 24 Juni 2010, Norman Fernandez menuliskan curahan hatinya yang berjudul, ‘Perlakukan Bendera Kita Lebih Baik’.
“Baru-baru ini aku mengunjungi Bandung, Indonesia. Di sana aku mengamati penjaga keamanan di hotel yang kutinggali, mengibarkan bendera Indonesia pagi hari.
Saat matahari terbenam, penjaga itu menurunkan benderanya — tak membiarkan bendera itu menyentuh tanah, lalu melipatnya dan menyerahkannya ke resepsionis. Hal itu juga kerap dilakukan di gedung-gedung pemerintah.
Aku juga diberi tahu, bahwa anak sekolah di Indonesia diajarkan tak hanya soal arti dari warna bendera — merah dan putih, tapi juga sejarahnya, protokol dan etika mengibarkan bendera. More
Pesan Pemerintah : Baca dulu sampe abis baru komentar untuk menghindari kesalahpahaman sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Terinspirasi dari status seorang teman yang mencoba berfilosofi dengan sinetron, katanya “Sinetron membuat sebagian besar orang berpikir bahwa menjadi orang baik itu akan selalu dihina, dicaci dan tertindas.Kabar baiknya adalah duniaku adalah dunia nyata, sama sekali bukan sinetron!”.
Yang saya setuju dari pernyataan di atas adalah tentang betapa tidak mendidiknya sinetron tersebut, sayangnya masyarakat penikmat sinetron memang tidak suka dididik.
Jakarta – Komnas Perlindungan Anak (PA) menyesalkan tindakan pihak SMU 4 Tanjungpinang yang mengeluarkan 4 siswanya lantaran menghina gurunya sendiri melalui situs jejaring sosial facebook. Pemecatan keempat siswa itu dinilai Komnas PA telah melanggar hak anak.
“Itu jelas melanggar hak anak. Mereka masih punya masa depan cerah,” tegas Sekjen Komnas PA, Arist Merdeka Sirait saat berbincang dengan detikcom, Senin (15/2/2010).
Menurut Arist, seharusnya kepala sekolah meninjau ulang hukuman tersebut. “Gurunya emosional. Kepsek harusnya tinjau kembali kebijakan mereka,” katanya. More
Apakah kita bisa bercermin dengan news dari teman di Belanda ini ???
Setelah gaji dan fasilitas presiden dan wakil-wakil rakyat Indonesia lebih tinggi daripada Perdana Menteri dan anggota parlemen di negeri sekaya Belanda. Ternyata, fasilitas para menteri ini lebih wah juga. Orang barangkali akan mafhum, ketika mobil dinas Menteri Kabinet Gotong Royong, Volvo S 90 Executive Automatic, melintas memantulkan kilat cahaya. Maklum, menteri harus dijatah mobil yang representatif menilai Rp 743.000.000, yang sebenarnya bisa dipakai untuk menyediakan 4 mobil gres yang lebih rendah hati. Sikap maklum muncul, mungkin saja karena itu sudah menjadi pemandangan biasa
atau karena tidak ada pengetahuan pembanding. Namun, sikap maklum tersebut bisa menguap dan berubah menjadi tanda tanya, ketika ada bahan pembanding yang menggugah nalar sehat.
Door Duisternis tot Licht mungkin anda sedikit bingung apa yang saya maksud dengan kata itu. Arti kata Door Duisternis tot Licht yang merupakan bahasa Belanda adalah Dari Kegelapan, Menuju Cahaya atau dalam bahasa populer yang kita kenal, Habis Gelap Terbitlah Terang. Tahukan anda, Raden Ajeng Kartini “bukanlah” penulis dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Yang beliau tulis adalah surat-surat kepada sahabat-sahabatnya di Negeri Belanda. Setelah beliau wafat, Mr. J.H. Abendanon, mengumpulkan surat-surat R.A Kartini untuk dibukukan. Mr. J.H. Abendanon adalah Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Kerajaan Hindia Belanda saat itu.
Habis Gelap Terbitlah Terang
Buku tersebut dicetak pertama kali pada tahun 1911 di Belanda, lalu Balai Pustaka pada tahun 1922 menerbitkannya dalam bahasa Melayu untuk pertama kali.
Sekarang silahkan renungkan sejenak, buku tersebut diterbitkan oleh seorang Belanda pada tahun 1911 dimana saat itu sedang berjalan Politik Etis Belanda terhadap Indonesia. Apakah tidak ada kemungkinan surat-surat itu hanya rekayasa belaka? Apalagi sampai sekarang naskah surat asli tidak ditemukan.
Namun, terlalu panjang jika hal itu saya bahas. Apalagi sebentar lagi hari Kartini. Takutnya akan mengganggu perayaannya. Sehingga, untuk yang merayakan hari Kartini dan mengaku mewarisi semangat Kartini, Selamat Hari Kartini. Dan jangan lupa, baca buku Habis Gelap, Terbitlah Terang!
Note : Penulis beberapa hari ini melakukan survei ringan, yang isi survei tersebut adalah, “Pernahkah anda memegang Buku Habis Gelap, Terbitlah Terang”? Ternyata tidak sampai 20% responden yang semuanya perempuan yang mengaku pernah memegang. Itu baru memegang bukunya lho, belum membacanya.
Tahukan anda bahwasanya Kota Jayapura telah berganti nama menjadi kota Port Numbay? Ya Kota Jayapura Ibukota Papua telah berganti nama menjadi Port Numbay. Provinsi Irian Jaya menjadi Provinsi Papua, Kota Jayapura sendiri berubah menjadi Port Numbay, apakah ada agenda tersembunyi dibalik itu semua?
Kalau asal kata Irian dari nama Provinsi Irian Jaya, mengandung arti sebagai berikut Ikut Republik Indonesia Anti Nederland, semoga perubahan nama Provinsi bukan melupakan makna sejarah Pembebasan Irian Barat yang telah ditebus dengan Darah, Keringat dan Air Mata. Adapun Kota Jayapura alias Port Numbay, memang telah berkali-kali mengalami perubahan nama hanya dalam kurun waktu 100 tahun terakhir.
Mungkin bagi beberapa orang hanya akan sekedar melihat, “Ohh hanya berubah kembalo ke nama aslinya. Numbai ke Port Numbay“. Namun perhatikan sekali lagi darimana dan kenapa kata “Port” itu muncul. Kota yang telah memiliki sejarah panjang, namun pada perubahan namanya tiba-tiba memunculkan kata Port. Orang Indonesia asli jarang sekali bisa melafalkan kata “Port” ini dengan benar dan seringkali terdengar menjadi Pot. Lihat fakta berikut, Ibu Kota Negara Tetangga Indonesia yang berbatasan langsung dengan Provinsi Papua, yaitu Papua New Guenia, beribukota di Port Moresby. Sementara penamaan kata Port pada Kota Port Moresby dilakukan oleh orang Inggris, yaitu Kapten Mooresby. Orang asli PNG lebih sering menyebut Ibukota mereka dengan “Pot Mosbi“. Penggunaan kata Port untuk nama kota sering ditemui pada kota-kota di wilayah persemakmuran Inggris. Contohnya :
Port Moresby (Papua New Guinea)
Port Klang (Malaysia)
Port Harcourt (Nigeria)
Port Elizabeth (Afrika Selatan)
Port Lincoln (Autralia)
dan yang terbaru….
Port Numbay (Indonesia) ??????
Apakah Kita harus mengucapkan Selamat Datang kepada Persemakmuran Inggris? Baru Pertama Kali ini sejak Kemerdekan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 ada nama kota di Indonesia yang menggunakan bahasa Inggris tanpa serapan sama sekali.
Atau malah suatu saat nanti memang akan dideklarasikan Great New Guinea, gabungan dari Provinsi Papua dan Papua New Guinea?
Ngomong-ngomong, jangan-jangan PERSIPURA Jayapura berubah nama jadi PERSIleBAY Port Numbay
Sudah sering terdengar bagi orang luar Bogor, bahwa Bogor adalah Kota Hujan, namun kenyataannya, Bogor lebih dikenal sebagai Kota Sejuta Angkot bagi orang Bogor sendiri. Setidaknya bagi saya yang sudah hampir 3 tahun hidup di Bogor.
Sering dalam pikiran saya dan diskusi-diskusi yang telah lalu di Kelas Almarhum Dosen Kewarnegaraan saya, bahwa kemacetan di Bogor disebabkan oleh angkot dan tentu saja sopir angkot. Angkot sering berhenti sembarangan, menaikkan dan menurunkan penumpang sembarangan. Namun, pagi ini Dosen Ekonomi Regional dengan tegas menyatakan, Sopir Angkot tidak pernah salah, oleh karena itu mereka tidak pernah mau ditilang. Setelah saya pikir-pikir ada benarnya juga.
Kemacetan itu bukan sepenuhnya kesalahan mereka, dalam eknomi dengan gamblang dijelaskan, bila ada permintaan (demand) pasti ada yang berusaha memenuhinya (supply). Kenapa Angkot berhenti, karena menunggu penumpang, dan karena ada penumpang yang mau naik dari tempat si angkot berhenti. Kadang juga atas permintaan penumpang yang mau berhenti di tempat itu. Seringpula, penumpang tidak membayar dengan uang pas, jadi Sopir Angkot terpaksa berhenti lebih lama untuk memberi kembalian.
Kalau penumpangnya tertib, maka sopir angkotnya juga akan tertib.
Kemacetan Bogor, Bukan Salah Sopir Angkot. Bagaimana menurut Anda?
Telah muncul another facebooker Group, 1.000.000 Dukungan untuk Nurdin Halid mundur dari Ketua Umum PSSI, saat ini Grup ini telah memiliki anggota sebanyak 4309 anggota, semoga bisa benar-benar bisa menjadi 1.000.000. Bagi semua yang Cinta Indonesia dan Cinta Sepakbola Indonesia, ayo gabung di grup ini.
Save Our Soccer
Beberapa Komentar anggota grup ini,
Rayhan Hafidz : Ane mau nyanyi dulu buat PSSI dan Nurdin Halid:
Turun… Turun… Turunkan Nurdin! Turunkan Nurdin… SEKARANG JUGA!
Bojez Colenk : PSSI skrng sdh tdk sprti dlu !
tp PSSI=Persetan Sepak Bola Seluruh Indonesia !
Pengurus PSSI disalahkan atas buruknya Prestasi Timnas Indonesia akhir-akhir ini, mulai dari Timnas senior yang gagal total meraih tiket ke Piala Asia 2011 yang hanya melawan pemain Cadangan dari Timnas Australia sehingga berakhir menjadi juru kunci, Timnas U-23 yang juga mengalami nasib tidak berbeda di Sea Games 2009 di Laos yang bahkan timnas U-23 dibawah Laos. Timnas U-19 yang telah memakan biaya milyaran dengan dididik di Uruguay selama setahun mengalami kekalahan di Kandang Sendiri. Adapun Timnas U-17 tidak diketahui rimbanya.
Prestasi yang “mengesankan” itu terjadi di semua level timnas ditambah dengan kondisi kompetisi yang dikuasai pemain asing kelas 2 dan kelas 3, kerusuhan supporter, mafia wasit dan lain-lain. Belum lagi beberapa pengurus PSSI yang ternyata melakukan tindakan tidak terpuji, terbukti beberapa pernah menikmati bui. SOS (Save our Soccer) mari kita dukung, Kongress Sepakbola Nasional yang digelar 30-31 Maret 2010 di Malang.
Khayalan tingkat tinggi yang membuai menjadi Penyelenggara Piala Dunia 2022 gagal total, kondisi persepakbolaan yang carut-marut. Walaupun nanti mungkin mendapat sanksi dari FIFA karena akal-akalan pengurus yang sekarang, biarlah, tidak usah mengikuti kompetisi Internasional dulu, benahi kondisi dalam negeri.
Sumber : http://www.facebook.com/group.php?gid=244977595777
Meneruskan sedikit joke yang kemarin, dengan judul, Nikah Siri vs Kumpul Kebo : Enak mana ya?. Saya berkesempatan mengobrol membicarakan masalah nikah siri, dengan seorang teman, perempuan (saya lebih suka menyebut perempuan daripada wanita, karena sebenarnya menurut Guru Bahasa Jawa saya, perempuan memiliki arti yang lebih baik daripada wanita), calon sarjana, lulusan pondok pesantren.
Salah satu kalimat dari dia yang membuat saya kaget adalah, “Hukum Pemerintah tentang nikah siri itu akan lebih melindungi pihak wanita”. Hmm, secara kata-kata memang tidak begitu membuat kaget, tapi lihat jika memakai logika begini, “Agama anda, Islam kan mengizinkan adanya nikah siri, sementara akan negara melarangnya, sementara anda bilang RUU nikah siri akan lebih melindungi pihak wanita. Berarti agama anda salah donk? Masa’ tidak lebih melindungi pihak wanita daripada pemerintah?”
Kemudian teman saya itu jawab, “Saya kan perempuan, akan lebih aman bagi saya bila tidak ada nikah siri atau semacamnya, karena dalam nikah siri yang sering dirugikan adalah perempuan.” Secara dirinya sering mengetahui dan melihat dari akibat nikah siri di masyarakat yang menurut beliau sering merugikan pihak wanita. Kemudian dengan ringan saya jawab, “Kadang agama itu tertutup oleh penganutnya, apa yang dilakukan penganutnya langsung diartikan sebagai agama itu sendiri.”
Nikah Siri adalah sah secara agama, mengapa pemerintah menyibukkan diri dengan nikah yang jelas-jelas sah menurut agama, namun malah membiarkan Zina? Jadi mungkinkan suatu saat nanti jika seseorang melakukan ibadahnya, menikah walaupun secara siri, kemudian dikriminalisasikan? Banyak diantara pelaku nikah siri itu karena mereka tidak punya biaya untuk melakukan pencatatan pernikahan. Mungkin uang itu terlihat kecil bagi beberapa orang, namun banyak orang yang dibawah garis kemiskinan tidak mampu membayarnya. Sebagai bukti, lihat saja bila ada acara nikah massal, pasti rame.
Selamat datang di Idiotnesia, Negeri Orang-orang idiot. Ingat Idiotnesia berbeda dengan Indonesia, dan jangan sampai Indonesia menjadi Idiotnesia
Tujuan utama website ini adalah sebagai kritik sosial terhadap negeri ini. Jika anda tertarik untuk membantu menulis sesuatu silahkan segera login dan menulis.
Ingin ikut menulis?
Silahkan langsung login di sini dengan :
USERNAME : pengunjung PASSWORD : idiotnesia Silahkan baca selengkapnya di sini.