“Elpiji3kg-Bowling” : Lomba Jenis Terbaru Sambut Agustusan bagi Ibu-Ibu RT

1 Pairan

Elpiji 3kg Bowling

Elpiji 3kg Bowling

Malang – Surya- Merebaknya kasus tabung elpiji yang tidak aman dan mudah bocor hingga menimbulkan ledakan yang memakan korban jiwa, dikritisi secara unik oleh warga RW 5 Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Kritik unik akan keamanan tabung dilakukan dengan cara menggelar lomba lempar tabung gas elpiji ukuran 3 kg. Acara ini menjadi rangkaian kegiatan aneka lomba dalam rangka perayaan HUT ke-65 Republik Indonesia.

“Mengapa tabung gas 3 kg? Karena ini sangat dekat dengan kehidupan warga sehari-hari,” terang Darmanto, Ketua RT III, mengenai lomba unik yang diselenggarakan warga RW V. “Dan kami ingin menyampaikan kritik kepada pemerintah untuk lebih memerhatikan kualitas tabung dan alat yang terkait dengan penggunaan kompor gas. Jangan sampai ada korban karena kualitas tabung atau regulator atau selang yang tidak bagus,” ucapnya.

Pada dinding tabung berwarna hijau yang digunakan untuk lomba, panitia menempelinya dengan tulisan tabung elpiji bocor dan non-SNI. Secara kebetulan, tabung yang digunakan memang tabung yang rusak pada bagian lubang atasnya dan tidak ada logo Standar Nasional Indonesia (SNI) meski tercetak logo dan nama Pertamina di salah satu sisi tabung.

More

Akhirnya Ary Ginanjar Akui Kekeliruan ESQ

3 Pairan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Di tengah gonjang-ganjing status “keabsanan” ESQ Ary Ginanjar setelah difatwa sesat oleh Mufti Malaysia, alhamdulillah, di Bekasi Jawa Barat terjadi dialog dari hati ke hati antara seorang alumnus training ESQ, Ustadz Farid Achmad Okbah MA dengan pendiri ESQ, Bapak Dr Ary Ginanjar Agustian. Dialog diadakan pada hari selasa 20 Juli 2010 pukul 18.30 – 20.00 WIB di Meeting Room Radio DAKTA Jl. KH. Agus Salim Bekasi.

Saya adalah salah satu saksi mata pertemuan antara Bapak Dr. Ary Ginanjar Agustian dengan Ustadz Farid Ahmad Oqbah, MA (Direktur Islamic Center Al-Islam Bekasi dan narasumber Kajian Aqidah Radio Dakta 107 FM Bekasi). Pertemuan ini terkait penjelasan atas beberapa koreksi Ustadz Farid terhadap ESQ yang dimuat di berbagai media, antara lain voa-islam.com (baca: Nasihat Alumnus ESQ untuk Ary Ginanjar Agustian).

Ustadz Farid Okbah berani mengoreksi beberapa ajaran ESQ Ary Ginanjar, karena beliau telah mengikuti pelatihan ESQ tahun 2006 silam. Ust Farid sendiri adalah alumni ESQ ke-46.

Dalam pertemuan itu sangat jelas dan terang Bapak Ary Ginanjar menerima semua koreksi Ustadz Farid dan berjanji akan memperbaiki kekeliruan-kekeliruannya. Di samping memang Pak Ary sendiri sangat kooperatif, terbuka dan jujur menerima semua masukan Ustadz Farid. Perlu dicatat bahwa hampir semua nasihat dan koreksi Ustadz Farid sama persis dengan Fatwa Ulama Persekutuan Malasyia yang menyesatkan ajaran ESQ. Dan itu tidak dibantah sedikit pun oleh Pak Ary. (Adalah urusan Allah yang tahu apakah Pak Ary menerimanya atau tidak)

Sebelumnya kita tahu betul bahwa Bapak Ary Ginanjar menolak semua dakwaan bahkan cenderung membenturkan ulama dengan ulama. Sementara Majelis Fatwa Mudzakarah Malasyia yang mendukung ESQ pun tetap dengan syarat ESQ memperbetul (memperbaiki) kekeliruan yang sudah terjadi. (Karena kebenaran tidak bisa dikalahkan dengan banyaknya jumlah yang mayoritas).
More

Sex Toys, from China to Indonesia

1 Pairan

ga kepengen masih banyak barang ori ngapain cari imitasi

Sex Toys dari China

Sex Toys dari China

JAKARTA- Peredaran alat bantu seks alias sex toys sudah mulai merambah publik Tanah Air. Barang unik dan menarik ini pun sudah tersedia di berbagai toko yang tersebar di penjuru Ibukota.

Salah satu pusatnya berada di Lindetaves Trade Center (LTC) Glodok. Dari tempat ini, sex toys menyebar ke Pasar Jatinegara, Pasar Senen, Cempaka Putih, Lebak Bulus, dan sejumlah toko lain di luar Jakarta.

Berdasarkan penelusuran okezone, sex toys dipasok secara ilegal dari pabrik di China dan Taiwan. Hal itu berdasarkan pengakuan dari sejumlah nara sumber yang ditemui. Baik penjaga toko, calo, maupun para pengguna sex toys.

Belum diketahui, apakah membanjirnya barang dari China ini sebagai salah satu dampak dari penerapan CAFTA atau bukan. “Ini barang black market. Diimpor dari Taiwan dan China,” ujar salah seorang juru parkir yang merangkap calo sex toys di kawasan Glodok, Jakarta Pusat.

Dalam peredarannya, sex toys mayoritas masih diperjualbelikan secara sembunyi-sembunyi. Namun ada juga toko vitalitas yang secara terang-terangan menjualnya. Salah satunya di Toko Al di bilangan Pasar Jumat, Lebak Bulus.

Dalam kesehariannya, Toko Al menjual obat vitalitas pria Pil Biru, atau pembesar alat kelamin pria Arabian Oil. Namun bila ada pembeli mencari sex toys, pelayan Toko Al akan langsung menyediakannya. Penjaga Toko Al, Am, mengaku mendapatkan perlengkapan pemuas diri itu dari pemasok di Glodok.

More

[FACT] Webometrics ≠ Kualitas Universitas, Mengapa?

3 Pairan

Menyambut Keluarnya Peringkat Webometrics
Juli 2010

Inilah FAKTA bahwa WEBOMETRICS tidak valid sebagai parameter UNIVERSITAS BERKUALITAS!

Latar Belakang
Seiring dipublikasikannya peringkat Webometrics pada Januari 2010 lalu, perguruan tinggi di Indonesia segera menjadi gempar.
Para petinggi PT yang merasa berada berada di peringkat atas webometrics langsung saja merasa dirinya adalah World Class University dan gembar-gembor kesana kemari dengan penuh kepercayadirian bahkan menuliskan dirinya sebagai World Class University dalam brosur dan bannernya dimana-mana, sementara PT yang berada di nomor bontot segera buru-buru mencari cara untuk menaikkan peringkat webometricsnya.
Sebelum mengakui Webometrics sebagai parameter World Class University, ada baiknya kita lihat dulu apa sih parameter Webometrics dalam memeringkat universitas?

Sejarah Webometrics

Webometrics berawal dari sebuah institusi bernama Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC) yang bergerak dalam penelitian publik di Spanyol. Di awal mulanya, institusi itu membentuk sebuah divisi khusus untuk menangani dinamika informasi web yang dinamakan Cybernetics Division. Dari Cybernetics Division inilah Webometrics lahir.

Tujuan Webometrics

Tujuan asli dari webometrics ini adalah untuk mempromosikan publikasi Web. Mendukung inisiatif Open Access, akses elektronik untuk publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya adalah target utama webometrics. Dari adanya pemeringkatan Webometrics, diharapkan universitas dunia dapat lebih aktif mempublikasikan diri di Internet.

Jika kinerja web suatu universitas di bawah posisi yang diharapkan sesuai dengan keunggulan akademis mereka, universitas harus mempertimbangkan kembali kebijakan web mereka, mempromosikan peningkatan substansial dari volume dan kualitas publikasi elektronik mereka. (www.webometrics.info)

Nah sebenarnya dari statement resmi Webometrics diatas, sudah ada gambaran bahwa peringkat Webometrics tidak mencerminkan kualitas akademik. Namun justru para petinggi universitas di Indonesia lah yang menciptakan kesan seolah-olah Webometrics mencerminkan kualitas akademik mereka. Entah karena sudah sama-sama putus asa mendongkrak kualitas akademis yang sebenarnya atau karena mudah dibodoh-bodohi saja.

Baca lebih lanjut tentang Webometrics

Tanah Air Beta?

Tunda talatah

“Tanah Air Beta? Kapan Tanah Air versi full releasenya?”
More

Uang atau Memajukan Pengetahuan

Tunda talatah

Oleh Mayling Oey-Gardiner

Tanggal 3-4 Mei 2010, saya mendapat kesempatan mewakili Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia mengikuti pertemuan perencanaan Konferensi Tantangan Penduduk Lansia yang akan dilangsungkan pada akhir 2010.

Konferensi tersebut akan dilaksanakan di Beijing dan New Delhi. Indonesia diundang sebagai negara berpenduduk keempat terbesar di dunia dan akan memiliki penduduk lanjut usia (lansia) yang tumbuh sangat pesat dalam waktu tidak terlalu lama lagi. Konferensi ini direncanakan akan disponsori empat Akademi Ilmu Pengetahuan dari Amerika Serikat (AS), China, India, Indonesia, dan Jepang.

Pada saat pembahasan tentang banyaknya penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan negara bersangkutan, saya teringat pada nasib ilmuwan Indonesia dan kegiatan pengumpulan data oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Di negara peserta ada data dari berbagai survei yang dibiayai oleh negara yang dapat diakses oleh ilmuwan dari seluruh dunia secara gratis.

More

Hati-hati Jangan Mau Dijebak (OKNUM) Polisi

1 Pairan

Hati-hati Jangan Mau Dijebak Polisi (OKNUM KEPARAT!)

Minggu kemaren ada suatu kejadian yang mengerikan berhubungan dengan V*ll*t Parking.
Begini ceritanya :

Temen nyokap pergi ke sebuah mall di Jakarta, dia memakai jasa v*ll*t parking, begitu dia ambil mobil dan keluar dari mall tsb, dia diberhentikan oleh OKNUM KEPARAT, lalu temen nyokap bertanya “Ada apa?” Si OKNUM KEPARAT jawab “Ada pemeriksaan mobil”. Ketika dibuka bagasi mobil tersebut, terdapat seplastik ekstasi. Dia pun terkejut, karena barang tersebut sebelumnya tidak ada di dalam bagasi. OKNUM KEPARAT tersebut menyuruh untuk mengambil barang tersebut.

Untungnya suami temen nyokap tersebut adalah ORANG KEHAKIMAN dan mengerti HUKUM.
Suaminya melarang istrinya untuk mengambil barang tersebut, dia bilang begini kepada OKNUM KEPARAT tersebut :
“Tunggu, saya akan telepon pengacara saya. Dan saya akan menyelidiki SIDIK JARI siapa yang ada di barang tersebut”.

OKNUM KEPARAT
tersebut lalu “bernegosiasi” mulai dari angka yang wow…!! 500 juta lalu turun ke 5 juta.
Turun lagi ke 1 juta, turun lagi ke 500 ribu. Tapi karena suaminya tahu HUKUM, dia tetap ngotot mau telepon pengacara dan akan menyelidiki sidik jari yang ada.

Akhirnya setelah berdebat, OKNUM KEPARAT itupun mengambil kembali barang haram dan dimasukkan dalam kantongnya dan menyuruh sepasang suami istri itu pergi…

Denger2 kejadian seperti ini bukan cuman sekali doank, tapi telah sering terjadi. Apakah masih minat pakai jasa V*ll*t parking setelah ada kejadian ini??
It’s true story.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Sisno Adiwinoto meminta masyarakat untuk hati-hati dan mewaspadai adanya
oknum Polisi yang menjebak warga dengan cara menaruh narkoba di dalam mobil. Warga yang menjadi korban pemerasan
oknum Polisi harus berani melapor ke Unit / Bidang / Divisi Profesi Dan Pengamanan (Propam) Kantor Polisi terdekat.
Dengan demikian, pelakunya dapat dengan cepat diproses baik secara pidana maupun tindakan pelanggaran etika.

“Anda harus berani mengatakan bahwa barang terlarang itu bukan milik anda dan jangan mau jika diminta untuk memegang
atau menyentuh barang itu. Bila perlu, warga yang menjadi korban penjebakan itu minta agar dilakukan TES SIDIK JARI agar dapat dibuktikan siapa saja yang pernah memegang barang terlarang tersebut.

Untuk memasukkan barang haram itu ke dalam mobil atau kamar hotel, biasanya OKNUM KEPARAT tersebut bekerjasama dengan petugas hotel atau juru parkir (v*ll*t service). Kalau anda digrebek Polisi dengan tujuan akan diperas, maka tanyakan SURAT PERINTAH-nya dan laporkan.

Sisno kini sedang gencar mengadakan pembersihan terhadap Polisi nakal. Polisi adalah milik rakyat, sehingga anda pun wajib membersihkannya dari segala yang mengotorinya, katanya.

Tips menghadapi Polisi pemeras:
1. Katakan barang narkoba itu bukan milik anda.
2. Jangan sekali-kali mau disuruh memegang atau menyentuh barang, yang berdekatan atau tempat narkoba itu berada,
seperti tas atau koper.
3. Tanyakan SURAT PERINTAH penggerebekan dari petugas tersebut? Dan tanyakan IDENTITAS lengkap petugas tersebut,
seperti Kartu Identitas dan Pangkatnya.
4. Minta agar barang tidak disentuh untuk kemudian minta dibuktikan melalui Cek sidik jari, yakni sidik jari
siapa yang melekat pada barang tersebut.
5. Kalo Polisi mau periksa tubuh kita, suruh buka dulu telapak tangannya.
6. Turuti jika diancam akan dibawa ke kantor Polisi.
7. Jangan berikan uang sedikitpun.
8. Laporkan ke petugas Propam agar kasusnya cepat terungkap.

Gedung DPR / MPR dan Gedung SD Negeri Sukabangkit

3 Pairan

Gedung DPR / MPR dan Gedung SD Negeri Sukabangkit

Gedung DPR / MPR dan Gedung SD Negeri Sukabangkit

Karikatur ini lebih banyak berbicara dari pada Sekedar kata-kata.

Note : Karikatur Karya hataradjasa

Pengumuman Ujian Nasional

2 Pairan

Ada yang berteriak-teriak histeris, ada yang menghancurkan properti sekolah, ada yang segera gantung diri, ada pula yang sekedar menegak racun. Namun, ada pula yang segera keliling kota, mencorat-coret baju kebanggaan putih abu-abu.

Hmm, setiap orang tidak ada yang selama hidupnya pasti mengalami 100% sukses, pasti diantaranya dia mengalami kegagalan. Dulu pernah ada pepatah atau apalah itu yang mengatakan bahwa “Kegagalan itu adalah kesuksesan yang tertunda”. Sungguh kata-kata yang indah namun apakah semudah membalik telapak tangan realisasinya? Yahh, mungkin semudah membalik telapak kaki.

Pengumuman Ujian Nasional

Negeri Para Bedebah

2 Pairan

NEGERI PARA BEDEBAH

karya Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

baca selanjutnya mengenai Negeri Para Bedebah

Muatan Leuwih Heubeul