Artikel Komentar

REPUBLIK IDIOTNESIA » Uncategorized » [Amien Rais...] PKS Ganti Kelamin

[Amien Rais...] PKS Ganti Kelamin

Amien Rais Sebut PKS Tidak Konsisten
oleh Elvan Dany Sutrisno – detikNews

Jakarta – Sikap PKS merubah haluan menjadi partai terbuka terus menuai pro kontra. Ketua MPP PAN Amien Rais menilai PKS sebagai partai religius yang tidak konsisten.

“Saya melihat banting stir PKS dari partai agama lantas di tengah jalan demi meraup suara berganti kelamin dengan berganti prinsip. Sebagai partai Islam ini sebuah inkonsistensi dan ini belum tentu berhasil,” kata Amien kepada wartawan usai menonton film “Tanah Air Beta” di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (22/6/2010) malam.

Menurut Amien, sikap PKS justru akan menimbulkan konflik internal di tubuh partai yang baru saja mengelar Munas tersebut. Karena selama ini kader PKS sudah bersusah payah membangun partai dari bawah.

“Menurut saya ini ketergesaan ingin menjadi partai besar dengan merubah prinsip. Tapi saya punya potensi malah tidak besar,” ujar Amien.

Amien kemudian membandingkannya dengan konsistensi PAN. Menurut Amien, PAN memang sejak awal menjadi partai pluralis.

“Andaikata PAN besok lebih besar besok bukan dari PKS,” ujarnya santai.
(van/anw)

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/06/23/001922/1384313/10/amien-rais-sebut-pks-tidak-konsisten?881103605

Ditulis oleh

Pria, 21 Tahun, Single but NOT available. Sedang Mempelajari Ketidak Pastian di tengah-tengah Mereka yang Mempelajari Kepastian di Kota Hujan.

Kategori : Uncategorized

2 komentar untuk "[Amien Rais...] PKS Ganti Kelamin"

  1. idiotnesia says:

    Ganti Kelamin… wk wk wk…
    Gak tau mau komen apa deh..

  2. firmansyah says:

    ha ha ha namanya juga PKS Partai Kombinasi Sosial semua dicampur-campur jadi satu ga tau nanti apa jadinya tuch……. udah kaya tahu campur…

Leave a Reply

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>