REPUBLIK IDIOTNESIA » Uncategorized » Door Duisternis tot Licht
Door Duisternis tot Licht
Door Duisternis tot Licht mungkin anda sedikit bingung apa yang saya maksud dengan kata itu. Arti kata Door Duisternis tot Licht yang merupakan bahasa Belanda adalah Dari Kegelapan, Menuju Cahaya atau dalam bahasa populer yang kita kenal, Habis Gelap Terbitlah Terang. Tahukan anda, Raden Ajeng Kartini “bukanlah” penulis dari Buku Habis Gelap Terbitlah Terang. Yang beliau tulis adalah surat-surat kepada sahabat-sahabatnya di Negeri Belanda. Setelah beliau wafat, Mr. J.H. Abendanon, mengumpulkan surat-surat R.A Kartini untuk dibukukan. Mr. J.H. Abendanon adalah Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Kerajaan Hindia Belanda saat itu.
Buku tersebut dicetak pertama kali pada tahun 1911 di Belanda, lalu Balai Pustaka pada tahun 1922 menerbitkannya dalam bahasa Melayu untuk pertama kali.
Sekarang silahkan renungkan sejenak, buku tersebut diterbitkan oleh seorang Belanda pada tahun 1911 dimana saat itu sedang berjalan Politik Etis Belanda terhadap Indonesia. Apakah tidak ada kemungkinan surat-surat itu hanya rekayasa belaka? Apalagi sampai sekarang naskah surat asli tidak ditemukan.
Namun, terlalu panjang jika hal itu saya bahas. Apalagi sebentar lagi hari Kartini. Takutnya akan mengganggu perayaannya. Sehingga, untuk yang merayakan hari Kartini dan mengaku mewarisi semangat Kartini, Selamat Hari Kartini. Dan jangan lupa, baca buku Habis Gelap, Terbitlah Terang!
Note : Penulis beberapa hari ini melakukan survei ringan, yang isi survei tersebut adalah, “Pernahkah anda memegang Buku Habis Gelap, Terbitlah Terang”? Ternyata tidak sampai 20% responden yang semuanya perempuan yang mengaku pernah memegang. Itu baru memegang bukunya lho, belum membacanya.
Kategori : Uncategorized










Saya malah belom pernah liat kang
saya malah baru dengar.. wkwkkwkwk