Sejarah, sebenarnya saya kurang begitu suka berbicara tentang sejarah, lebih suka membacanya, banyak distorsi sejarah, dan sejarah itu SANGAT TERGANTUNG kepada pihak pemenang. Seandainya Kemerdekaan Indonesia di 17 Agustus 1945 gagal. Maka, Para Pejuang yang saat ini kita sebut sebagai Pahlawan saat ini, akan disebut sebagai, Ekstrimis, Pemberontak, Inlander Pengacau Keamanan atau bahkan Teroris!
Tapi kasusnya berbeda, kita, bangsa Indonesia adalah Pemenangnya, tapi kok kita seakan sebagai pihak yang kalah ya! Seperti kata-kata diatas, Indonesia dijajah 3,5 abad oleh Belanda, dan 3,5 tahun oleh Jepang, benarkah itu? Tentang dijajah Jepang tidak menjadi masalah, dalam artian masalah waktu.
Belanda masuk ke Nusantara ada 1652 dibawah pimpinan Cornelis de Houtman, apakah seketika mereka datang langsung menguasai seluruh Nusantara? Mereka awal datang cuma berdagang, belum menjajah. Bahkan Aceh, baru bisa Belanda kuasai pada abad ke-19.
Ketika seorang Putra Bangsa Indonesia diberi tahu :
Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun!
bandingkan dengan kata-kata berikut :
Belanda butuh hampir 350 tahun untuk menjajah Indonesia, dan selama 350 tahun itu dengan penuh perlawanan.
Cara pandang yang berbeda tapi akan sangat berpengaruh di Generasi Muda Indonesia.
Twitter
Facebook
RSS
Mar 11, 2010 @ 22:30:42
dipikir pikir iya juga ya
salam hangat
Mar 11, 2010 @ 22:32:47
wah dimoderasi euyy
tapi ini yang saya tunggu-tunggu ada sebuah blog yang tombol komentarnya pake bahasa daerah apik tenan Bos
Mar 12, 2010 @ 05:09:50
dimoderasi setidaknya menjaga dari orang-orang yg kurang bertanggung jawab, maklum nama domain ini agak gimana.
he he he, memang pake bahasa daerah
Mar 12, 2010 @ 15:10:32
hem….iya juga..but sekaran apa indonesia tidak terjajah..??or terjajah oleh oran sendiri..??
Mar 12, 2010 @ 23:14:58
hehe, memang narasi sejarah selalu ditulis oleh kekuasaan
Sép 03, 2010 @ 14:40:07
betul juga gan narasinya, konon ujung timur pulau jawa (belambangan) baru bisa dikuasai oleh voc pada akhir abad 18. itupun dengan biaya yang tidak sedikit, kabarnya voc menghabiskan sekitar 8 ton emas, dengan mengerahkan seluruh garnisum sejawa, serta harus membinasakan lebih dari 6o% rakyat untuk menguasai wilayah ujung jawa timur.