Dimuat ku: idiotnesia | 12 Maret 2010

Sony, Jangan rebut nama temanku! Sony-AK dan Sony Corp

Siapa yang tidak kenal Sony, Sony itu anak Fakultas Pertanian Departemen Agronomi dan Hortikultura, Sony Corp perusahaan MultiNasional yang memang telah lama mendunia. Nasib kurang beruntung dialami salah satu Blogger Indonesia Sony Arianto Kurniawan (Sony AK), website beliau yang notabene merupakan kependekan dari namanya, www.sony-ak.com di somasi oleh Sony Corp (SC) atas dasar kesamaan nama beliau dengan Sony Corp.

Berikut penuturan beliau di Forum Pasar Domain :

Dear all,
Terima kasih atas pendapat dan support nya, karena dalam masa sekarang ini saya sangat membutuhkan banyak opini berkaitan dengan kasus yang menimpa domain saya ini.

Mereka awalnya mengirimkan surat (via surat tercatat) ke alamat rumah saya, dan karena kebetulan saya sudah tidak tinggal di alamat tersebut maka akhirnya pihak kuasa hukum Sony Corporation kembali mengirimkan surat melalui email saya.

Terus terang saya sangat kaget menerima surat tersebut dan mulai mempelajari surat tersebut.

Saya langsung me-reply ke kuasa hukum Sony Corporation alasan-alasan mengapa saya menggunakan (me-register-kan) domain sony-ak.com. Salah satunya karena memang itu berdasarkan nama saya dan kemudian saya membuat personal knowledge sharing media yang saya beri label “Sony AK Knowledge Center”.

Pada progress nya (dalam minggu2 ini) mereka juga mengajak saya untuk bertemu dan kembali dalam pertemuan ini saya menjelaskan secara face-to-face mengenai alasan-alasan saya menggunakan domain tersebut.

Saya juga sudah berkonsultasi secara intensive dengan beberapa rekan-rekan di bidang hukum.

Progress terakhir saya dan pihak mereka masih menemui jalan buntu karena dari pihak mereka tetap bersikeras agar saya menutup dan tidak menggunakan domain sony-ak.com (yang mereka klaim memiliki kesamaan secara visual dengan domain client mereka), sementara saya juga tidak mau menutup atau mengganti namanya, karena bagi saya pribadi ini salah satu achievements dalam hidup saya dan hasil kerja saya yg bagi saya ‘priceless’ dalam 6 – 7 tahun terakhir membangun situs Sony AK Knowledge Center tersebut.

Sampai detik ini saya masih terus menunggu progress selanjutnya dari pihak mereka.

Sekali lagi terima kasih atas pendapat dari rekan-rekan semua dan saya juga terbuka menerima beragam pendapat lainnya.

Terima kasih.

Best regards,
Sony AK
Sony AK Knowledge Center
sony@sony-ak.com
www.sony-ak.com

Baca lebih Lanjut tentang Sony AK dan Sony Corp

Dimuat ku: idiotnesia | 11 Maret 2010

Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun, BENARKAH?

Sejarah, sebenarnya saya kurang begitu suka berbicara tentang sejarah, lebih suka membacanya, banyak distorsi sejarah, dan sejarah itu SANGAT TERGANTUNG kepada pihak pemenang. Seandainya Kemerdekaan Indonesia di 17 Agustus 1945 gagal. Maka, Para Pejuang yang saat ini kita sebut sebagai Pahlawan saat ini, akan disebut sebagai, Ekstrimis, Pemberontak, Inlander Pengacau Keamanan atau bahkan Teroris!

Tapi kasusnya berbeda, kita, bangsa Indonesia adalah Pemenangnya, tapi kok kita seakan sebagai pihak yang kalah ya! Seperti kata-kata diatas, Indonesia dijajah 3,5 abad oleh Belanda, dan 3,5 tahun oleh Jepang, benarkah itu? Tentang dijajah Jepang tidak menjadi masalah, dalam artian masalah waktu.

Belanda masuk ke Nusantara ada 1652 dibawah pimpinan Cornelis de Houtman, apakah seketika mereka datang langsung menguasai seluruh Nusantara? Mereka awal datang cuma berdagang, belum menjajah. Bahkan Aceh, baru bisa Belanda kuasai pada abad ke-19.

Ketika seorang Putra Bangsa Indonesia diberi tahu :

Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun!

bandingkan dengan kata-kata berikut :

Belanda butuh hampir 350 tahun untuk menjajah Indonesia, dan selama 350 tahun itu dengan penuh perlawanan.

Cara pandang yang berbeda tapi akan sangat berpengaruh di Generasi Muda Indonesia.

Dimuat ku: idiotnesia | 9 Maret 2010

Hidup tanpa Televisi, Kenapa Tidak?

Hidup tanpa Televisi sudah seakan-akan menjadi kemustahilan bagi saya, kadang bisa dalam sehari lebih dari 10 jam dihabiskan di depan televisi. Namun, setidaknya berguna untuk dicoba.

Bukannnya tidak sanggup untuk membeli televisi, cuma saja malas untuk menonton tivi. Sebagian acaranya kurang bermutu, mau nonton berita, isinya yang berdarah-darah melulu :( , kalau tidak begitu politik :/. Walaupun mungkin berguna, saya lebih memilih membacanya (di koran atau internet) daripada menontonnya (di televisi, atau malah live :) ). Setidaknya kecepatan membaca saya mampu membuat saya mendapat informasi jauh lebih banyak daripada sekedar menonton.

Televisi sendiri merupakan media promosi paling efektif alias media untuk merubah pola pikir secara efektif. Tivi mampu membuat seseorang TIDAK bertanya-tanya : Apa hubungan mobil dengan perempuan berbaju seksi yang sedang menari Flaminggo? Makanan kecil dengan PeSumo? Bule dengan kopi? dan masih banyak lagi. Pernahkah anda bertanya tentang hal itu?

Bahkan ada Calon Gubernur di salah satu Provinsi di Kalimantan yang promosi diri, di televisi nasional. :D . Walaupun mungkin dananya akan lebih baik untuk mengentaskan kemiskinan di sana.

*sepertinya saya bisa hidup tanpa televisi, tapi tidak bisa hidup tanpa internet :)

Dimuat ku: idiotnesia | 8 Maret 2010

Mahasiswa dan Rakyat

  1. Mahasiswa itu rakyat, tapi rakyat bukan mahasiswa. JANGAN pernah bicara atas nama rakyat, jika TIDAK pernah bicara dengan rakyat.
  2. Tidak pantas Mahasiswa yang bodoh berkata, berantas kebodohan.
  3. Sungguh memalukan Mahasiswa yang suka korupsi waktu belajar, berteriak-teriak anti korupsi.
  4. Sungguh tidak ada yang lebih indah daripada kebenaran, dan membela kebenaran itu sendiri. Soe Hok Gie di Film “Gie”.

*tulisan ini ditulis oleh seorang mahasiswa jelata, yang jarang ngomong dengan rakyat, masih harus banyak belajar, yang suka telat masuk kuliah :(

Dimuat ku: idiotnesia | 7 Maret 2010

Motor Multi Fungsi

Motor Multi Fungsi

Motor Multi Fungsi

Serius, kasihan baik Motornya maupun Ibu-ibu yang dibelakang, :(

Dimuat ku: idiotnesia | 6 Maret 2010

Dijual “Keperawanan” Seharga Rp 300.000,-

Sebelum ada yang salah baca menuduh saya jual-beli perawan, Saya ingatkan baca judul tulisan di atas baik-baik, Dijual “Keperawanan” Seharga Rp 300.000,-. Sebagai penulis yang baik yang Cinta akan bahasa Idiotnesia eh sengaja salah, Indonesia, mari kita lihat dulu dari segi bahasa, Keperawanan, berasal dari kata dasar perawan yang mendapat imbuhan ke-an. Kata perawan sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mengandung arti, belum pernah bersetubuh dng laki-laki; masih murni (tentang anak perempuan). Sementara keperawanan itu sendiri mengandung arti, n perihal perawan; kesucian (kemurnian) seorang gadis; kegadisan. Fungsi imbuhan ke-an dalam kata keperawanan adalah membentuk kata benda abstrak. Ingat kata benda abstrak. Sebagian informasi mengenai bahasa Indonesia di tulisan ini  dikutip dari KBBI dan http://basasin.blogspot.com/2009/01/imbuhan-ke.html

Perhatikan judul diatas sekali lagi, kata keperawanan menggunakan tanda kutip. Hal itu menunjukkan ada makna lain. Bahwa keperawanan bukan benda abstrak lagi, melainkan benda nyata. Sudah sering didengar bahkan dipahami, bahwa keperawanan seorang perawan ditunjukkan dengan selaput daranya masih utuh. Namun hal ini tidak mutlak. Tentang selaput dara, cari sendiri di Google saja.

Kembali ke topik, Dijual “Keperawanan” Seharga Rp 300.000,- , baru saja saya terkejut ketika membuka FJB (Forum Jual Beli) Kaskus, ada yang menjual SELAPUT DARA BUATAN!!! seharga Rp 300.000,-. Mohon maaf, saya tidak mau menunjukkan dimana thread tempat ybs. berdagang.

Baca lebih lanjut tentang dijual keperawanan

Dimuat ku: idiotnesia | 5 Maret 2010

Gunakan Istri Seperlunya

Gunakan Istri Seperlunya

Gunakan Istri Seperlunya

Hayoo.. Ngaku.. Siapa yang menghapus huruf L dan K?

Dimuat ku: idiotnesia | 5 Maret 2010

Partai Demo*Karat

Lupa Nama Partai Demokarat

Lupa Nama Partai Sendiri, Partai Demokarat

Perlu Quality Control nih kayaknya.. :D , bisa-bisanya salah cetak tetap dipajang. Kan malu kalau ketahuan orang. :)

Dimuat ku: idiotnesia | 4 Maret 2010

Idiotnesia.com

Free Trust Seal Free Trust Seal Free Trust Seal Free Trust Seal

Yeah.. Dapat FreeTrustSeal, cuman buat pamer duank.. yeah..

Dimuat ku: idiotnesia | 3 Maret 2010

Pacar Isi Ulang, Seandainya Bisa.

Pacar Isi Ulang

Pacar Isi Ulang

Wew, membaca tulisan di truk-truk memang kadang menyegarkan pikiran setelah mengendarai kendaraan seharian. Tapi yang ini maksudnya apa ya? Pacar isi ulang, seandainya bisa.

Tulisan Leuwih Heubeul »

Katagori